Aktivis NTB Laporkan Pencemaran Nama Baik Sekda NTB

Mataram — Pemuda sebelah kiri itu namanya Syamsuddin alias Bravo. Pagi tadi (16/1), dia ke Polda NTB. Bertandangnya ia ke kantor polisi ternyata untuk membuat laporan. Laporannya bukan main-main karena yang dibela adalah elit pemerintahan.

Katanya sih laporan itu berisi dugaan pencemaran nama baik Sekda NTB. Entah apa hubungannya dengan sekda, yang jelas ia ini mahasiswa hukum makanya main lapor. Baginya kesalahan hanya bisa dibuktikan kalau hakim sudah memutuskan demikian. Memang dirinya agak kaku, tapi langkahnya begitu cekatan.

Bravo ceritakan begini, tempo hari ada sekelompok pemuda yang mencemarkan nama baik Sekda NTB. “Dilakukan oleh beberapa mahasiswa NTB Jakarta yang mengatasnamakan Persma NTB-Jakarta,” katanya ke awak media, kala ditanyai di Polda NTB, Kota Mataram, Kamis (16/1)

Bravo adalah aktivis. Mungkin itulah yang membuatnya agak ganas. Hukum menurutnya harus ditegakan. Walaupun yang dibela adalah orang kuat yang berjabatan. Inilah mengapa dia bukam melapor untuk membela yang bayar, tapi manusia yang diguyur fitnahan.

“Bahwa kami sebagai warga NTB berkewajiban untuk melaporkan dugaan penghinaan/pencemaran nama baik terhadap pejabat publik yang ada di NTB,” begitulah umbarnya.

Aktivis itu mengaku berasal dari Jaringan Aktivis Mahasiswa NTB. Woow.. keren.. Aktivis NTB berhadapan dengan Aktivis Jakarta. Kedua elemen ini sama-sama soroti pejabat. Yang satunya menghujati, yang lain membentengi. Sungguh tontonan bak parodi.

“Sebab sebelumnya juga kami (Jaringan Aktivis Malenial NTB) telah mengingatkan bahwa terpilihnya H. Lalu Gita sebagai Sekda NTB sudah sesuai mekanisme aturan yang ada,” ucapnya.

“Untuk itu kami melaporkan dugaan pencemaran nama baik terhadap Sekda NTB yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa NTB di Jakarta,” tegas Samsuddin/Bravo, Kabid Hukum dan Advokasi Jaringan Aktivis Milenial NTB. (**)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*