AMPPI Demo di Kantor Camat Ambalawi, Ini Tuntutannya

Bima, patriot.id — Puluhan Massa Aksi yang tergabung dalam AMPPI (Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Ambalawi) turun aksi demontrasi di depan kantor camat Ambalawi sehubungan dengan adanya berbagai problem-problem yang ada di wilayah kecamatan ambalawi, kabupubaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamis, (25/6/2020) pagi.

Berdasarkan pantauan tim patriot.id sekitar pukul 07.25 masa memulai star aksinya dari desa kole menuju kantor camat ambalawi memakai mobil pik up dan terus melakukan orasi bergilir di atas mobil hingga sampai di depan kantor camat Ambalawi.

Andi Rahman selaku korlap Aksi mengatakan dalam pernyata’an sikapnya meminta pemerintah kecamatan agar respon aktif terhadap setiap perso’alan yang ada dengan melakukan kordinasi kepada seluruh instansi dan birokrasi pemerintah kecamatan ambalawi.

“Dan kami meminta pemerintah kecamatan agar melibatkan elemen masyarakat dalam setiap musrengbang kecamatan”, ujarnya.

Camat Ambalawi segera memperjelas pasar rakyat serta asas manfa’atnya, memperjelas pembatasan wilayah desa tolowata dan desa nipa serta perbatasan wilayah kota dan kabupubaten Bima.

“Pemerintah kecamatan agar segera mengadakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang layak dan bisa beroperasi secara maksimal”, tekan Andi kala di wawancarai media ini.

Lanjutnya pemerintah kecamatan melakukan pembina’an kepada birokrasi desa sekecamatan Ambalawi, agar transparansi setiap SPJ desa kepada masyarakat , sesuai dengan undang-undang desa pasal 68 ayat 1 salah satu poinnya menerangkan: Masyarakat desa berhak meminta dan mendapatkan informasi dari pemerintah desa, serta mengawasi kegiatan penyelenggara’an pemerintah desa, pelaksana’an pembangunan desa, pembina’an kemasyarakatan desa dan pemberdaya’an masyarakat desa.

“Meminta kejelasan pasar di kecamatan ambalawi, dan meminta untuk meringankan penyewa’an pasar, serta meminta untuk mengaktifkan pasar di kecamatan ambalawi”, tutupnya. (Red/Ozy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*