Bangsa Tak Bisa Berkutik, Kaum Muslim Terus Menjerit

Oleh: Rahmatul Aini (Universitas: Muhammadiyah Mataram

Patriot.id — Baru-baru ini kejadian penembakan di Newzealand menyita perhatian public, pasalnya penembakan ini disiarkan live streaming di facebook, aksi yang dilakukan oleh teroris ini adalah suatu tindakan yang brutal, ia menembak sekitar 40 lebih Muslim di Masjid Christchurch saat sedang melakukan Sholat Jum’at.( 15/03/2019 )

Selepas dari perisiwa duka dari Newzealand, terjadi lagi berita dari kaum muslimin.
Kaum etnis dan minoritas kembali menjadi korban, tak hanya di Rohingia, Allepo, Xiangjiang Kini kaum minoritas Mali Afrika Barat diperlakuan dengan hal yang senanda, kejejaman tersebut yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga dari Dogon Mali. Dari sekelompok orang itu mereka menggunakan senjata untuk membunuh ratusan orang, diantaranya adalah warga sipil, anak-anak, dan ibu hamil. Bahkan warga etnis di Mali di serang dan dibakar secara hidup-hidup.

Tak hanya itu muncul kabar bahwa ledakan Israel menghantam Gaza, pada tanggal ( 25/03/2019 )
Ledakan tersebut balasan dari Israel dikarena kan ada serangan udara dari Hamas melalui jalur gaza, akibatnya tujuh orang Israel dilaporkan terluka setelah sebuah roket tersebut menghantam Tel Aviv pada senin dini hari. “tidak ada Negara yang didunia yang tidak akan membalas roket yang menyerang warganya dan tidak ada Negara didunia dimana daerah warganya diabaikan seperti yang telah kita saksikan” ucap mentri pendidikan Israel Nafali Bennett.
Melihat dari stetmen Bunnett, tadi memang adalah sesuatu yang benar akan tetapi, jika melihat fakta bahwa yang memulai permusuhan atau konflik terlebih dahulu itu ialah Israel bukan Gaza, jadi tindakan yang dilakukan oleh Gaza tersebut adalah sesuatu yang benar dikarena kan mereka juga membalas setiap tertumpah nya darah kaum muslim.
Karena Allah SWT Berfirman
“karena itu siapa saja yang menyerang kalian, maka seranglah dia, seimbang dengan serangannya terhadap kalian”
(TQS al Baqorah [2]:194)

Terjadi nya pembantaian, pembunuhan, terhadap kaum minoritas bahkan mayoritas “ muslim “ menjadi fakta bahwa semua para penguasa didunia ini tak pernah melirik sedikit pun terhadap apa yang mereka alami, dan PBB tak pernah menemukan titik suatu solusi dari permasalahan tersebut. Padahal mereka selalu meminta solusi dari setiap permasalahannya,
Allah swt berfirman
“Jika mereka meminta pertolongan kepada kalian dalam urusan pembelaan Agama, kalian wajib memberikan mereka pertolongan”
(TQS al-Anfal [8]:72)
Meski demikian tak ada satu pun pemimpin Dunia Islam yang merespon penderitaan ummat. Para pemimpin hanya menjadi macan kertas melakukan gertak sambal berisi kecaman kosong. Padahal dari kejadian inilah seharusnya ukhuwah, dierat kan rasa peduli terhadap sesama saudara Muslim membangun, kekuatan persatuan menjadi benteng untuk meneng, dan pastinya bisa menghancurkan para zionis laknatullah dengan cara berkeping dan tak tersisa.

Mengapa darah kaum muslim tak ada harganya? Padahal Allah sangat memberi penghargaan amat tinggi pada darah dan jiwa manusia. Dalam Al Qur’an Allah berfirman
“siapa saja yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu membunuh oang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, seakan akan ia telah membunuh seluruh manusia”
(TQS al-maidah [5]:32)
Dalam hadits juga disebutkan bahwa “ketika Nabi melihat ka’bah. Nabi SAW Bersabda selamat datang wahai Ka’bah betapa agungnya engkau dan betapa agung kehormatanmu. Akan tetapi seorang mukmin lebih agung disisi Allah dari pada engkau”
(HR. al – Bihaqi dalam syu’ab al iman)

Ummat butuh pelindung, karena ummat tidak bisa melindungi mereka sendiri dan harus ada penguasa yang melindungi Pertanyaannya siapa bisa melindungi ummat muslim?
Jelas, kaum muslimim membutuhkan pemimpin yang sanggup melindungi dan membela mereka. Bukan pemimpin yang berkoar-koar dibelakang meja, sementara tangan nya tak pernah terulur menyelamatkan kaum muslim.
Kaum muslimin membutuhkan Khilafah yang dipimpin seorang imam atau Khalifah yang akan menjadi perisai yang melindungi kaum muslimin, Khilafah lah yang akan menghukum siapa saja yang berani menganiaya kaum muslim.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ، فَإِنْ أَمَرَ بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدَلَ كَانَ لَهُ بِذَلِكَ أَجْرٌ، وَإِنْ يَأْمُرْ بِغَيْرِهِ كَانَ عَلَيْهِ مِنْهُ

“Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu (laksana) perisai, dimana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)nya. Jika seorang imam (Khalifah) memerintahkan supaya takwa kepada Allah ’azza wajalla dan berlaku adil, maka dia (khalifah) mendapatkan pahala karenanya, dan jika dia memerintahkan selain itu, maka ia akan mendapatkan siksa.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, Abu Dawud, Ahmad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*