Bur Bucek: Merawat Optimisme PO Rahmat Putra

Bima, Patriot.id — Di saat status bus malam sebagai pilihan moda transportasi yang tampaknya mulai redup, tentunya membuat atensi masyarakat untuk menggunakan bus sebagai moda trasnportasi menjadi menurun.

Pandangan publik tentang fasilitas bus yang buruk menyebabkan minat menggunakannya pun mengalami degradasi secara signifikan. Apalagi sekarang tarif bus malam antar provinsi dengan pesawat terbang hampir sama sehingga pengguna transportasi darat banting haluan ke kendaraan udara.

Meski demikian adanya, Bur Bucek sebagai salah satu pemuda yang menjadi bagian dari armada transportasi bus malam, sampai detik ini masih tetap optimis mencari muatan di jalan raya.

Dalam bacaannya, “Bahwa ke depan bus masih merupakan salah satu moda angkutan darat yang masih akan tetap dipilih oleh masyarakat untuk bepergian dalam jarak dekat, menengah, hingga jarak jauh,” ungkap Bur Bucek di Kota Bima, Kamis sore (6/12).

Untuk mengubah citra buruk dan meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan bus malam, bagi Bur Bucek, menjadi keniscayaan bagi pengusaha otobus melakukan berbagai inovasi demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“Jika penumpang telah merasa nyaman dan aman ketika menggunakan bus malam, maka diharapkan minat masyarakat dalam menggunakan bus dapat meningkat. Dan upaya inilah yang coba dilakukan oleh PO Rahmat Putra saat ini. Yang dulu bodinya kumuh dan hampir roboh, beberapa armadanya telah direhab hingga bisa dikatakan akan mampu bersaing dengan PO Bus Malam lainnya,” terangnya.

Hal itu dilakukan selain demi kenyamanan, juga dititikberatkan demi keselamatan penumpang. Bahkan oleh karena pentingnya pelayanan kepada pengguna jasa bus malam, akui Bur Bucek, PO Rahmat Putra telah memberhentikan secara satu busnya yang sudah kumuh. Kemudian mengganti bus lawas itu dengan pasukan baru.

Dan oleh karena beberapa hal telah diperbarui, maka tidak salah PO Rahmat Putra dewasa ini semakin memperhatiksn sumber daya manusia yang menjadi sopirnya. “Jika dulu, banyak dipekerjakan dari sopir-sopir mini bus yang minim pengalaman akan bus malam. Sekarang, sudah diambil dari para sopir bus malam yang telah lama bergelut dalam profesinya di PO Bus Malam lain,” bebernya.

Dalam pengakuan Bur Bucek pun, diketahui langkah yang diambil oleh PO Rahmat Putra itu merupakan faktor utama demi mengoptimalkan keselamatan berkendara. Karena di mana pun PO-nya, secanggih-canggihnya fitur keselamatan yang ada dalam bus jika tidak didukung dengan kemampuan sopir bus malam yang baik maka tidak ada gunanya.

Kemudian, untuk mengarungi roda usaha transportasi bus malam yang semakin ketat. Di PO Rahmat Putra ini, ke depan pastinya akan menyediakan berbagai fasilitas yang baik demi menarik minat masyarakat untuk menggunakan jasanya.

“Apalagi, 4 Bulan lagi akan tiba Hari Angkutan Nasional yang jatuh pada hari Selasa, 24 April 2019. Bukan tidak mungkin menjelang hari besar transportasi tersebut PO Rahmat Putra mencoba lebih mengupayakan yang terbaik untuk penumpangnya,” pungkasnya.

Akhirnya, dengan beberapa usaha perbaikan iklim transportasi bus malam itu. Simultan dengannya, tentu tumbuh subur prospek penggunaan jasa PO Rahmat Putra. Sekiranya inilah yamg menjadi garis besar pemicu optimisme Bur Bucek dalam perkerjaannya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*