Dandhy Ditangkap; Mahasiswa, Siswa, Rakyat Gini Lho Kronologisnya

Jakarta, Patriot.id — Oii mahasiswa, siswa dan seluruh rakyat Indonesia. Kalian harus mengerti, negara sedang bermain serong. Silang-sengkarut yang terjadi di tubuh kekuasaan melahirkan kegelapan. Gelap itulah yang mengakibatkan hukum merayap jadi tikus yang menggigiti demokrasi.

Kreator Film Dokumenter Sexy Killers, Dandhy Dwi Laksono, ditangkap pada hari Kamis (26/9) kemarin. Pukul 23.00 WIB, dia diseret aparat kepolisian, dari Jln. Sangata 2 Blok i-2 No.16 Jatiwaringin Asri Pondokgede Bekasi, ke sarang penegak hukum.

Sebenarnya, 22.30 WIB Dandhy Dwi Laksono baru sampai di rumah. Dia dari kepulangannya diikuti oleg segerombol petugas. Maka, pada 22.45 WIB, tiba-tiba ada tamu tak diundang. Orang-orang itu menggedor-gedor pagar rumah sampai dibuka oleh Dandhy.

Tamu itu membawa berita buruk. Pertamuan yang dipimpin Bapak Fathur ini menyampaikan surat penangkapan karena alasan posting di sosial media twitter mengenai Papua. Maka pukul 23.05 WIB, tim yang terdiri 4 orang membawa Dandhy ke kantor Polda Metro Jaya dengan kendaraan D 216 CC mobil Fortuner.

Pembelaan Dandhy atas hak asas di tanah Papua mesti menelan pil pahit. Hukum tidak hanya diperalat untuk meredam suara-suara kritis. Tetapi juga menganiaya keadilan. Menyandera kebenaran. Dan menanggalkan kemerdekaan.

Dari informasi yang diperoleh tim redaksi, petugas yang datang sebanyak 4 orang itu melakukan penangkapan yang disaksikan oleh 2 satpam RT.

Dalam hati Dandhy, tidak-boleh-tidak, ia pasti berharap adanya pergerakan besar di Indonesia. Karena dengan itulah perlawanan terhadap kelaliman bisa membuahkan kemenangan. Gerak bukan hanya melalui kebangkitan gerakan mahasiswa, tapi juga bangkitnya gerakan: siswa, rakyat (buruh dan petani). (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*