Hari Pohon, Milenial’s Sumbar Edukasi Anak-Anak Kasang Tanam Pohon

Padang, Patriot.id — Hari Pohon se-Dunia diperingati setiap pada 21 November. Tanggal ini dipilih untuk  menghormati jasa-jasa J. Sterling Morton pada 1872; seorang pecinta alam dari Amerika. Ia sangat gigih mengkampanyekan gerakan menanam pohon. Mula-mula alasannya sederhana, ia sangat berharap adanya pohon untuk berteduh, pemecah angin, dan fungsi pohon lainnya.

Orang-orang kemudian mulai menyetujui ajakan Morton untuk peduli pada pohon. Sejak itu, muncullah opini dan kebijakan untuk menanam dan merawat pohon. Hari ini–25 Novemver 2019–cara unik dilakukan oleh kelompok milenial Sumatera Barat dalam memperingati ‘Hari Pohon’, yakni dengan “Aksi Nyata 1001 Pohon Dalam Menjaga Hutan, Merawat Sungai untuk Generasi Masa Depan”, dengan melakukan edukasi menanam pohon ke anak anak di jorong Jambak, Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman.

Terlihat dalam kegiatan itu berpartisipasi NGO (Non Government Organisazion), komunitas dan mahasiswa diantaranya Sumbar SDGs, Paga Nagari, WALHI Sumatera Barat, dan SMA 86 Jakarta dalam melakukan edukasi pada anak usia dini.

Koordinator Sumbar SDGs, Gusti Rahmat mengungkapkan bahwa Aksi nyata 1001 pohon ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak Sekolah Dasar tentang pentingnya menjaga alam sekitar terutama merawat hutan dan Daerah Aliran Sungai sebagai sebuah satu kesatuan ekosistem darat serta setiap anak diberikan satu bibit pohon asuh untuk dijaga dan dirawat.

“Jenis bibit pohon yang diberikan pun beragam diantaranya ialah bibit pohon Mahoni, Surian, Bayur, Durian dan Sirsak ditanam di pekarangan rumah baca dan kiri kanan aliran sungai, harapannya melalui kegiatan ini, anak-anak lebih mengerti pentingnya menjaga lingkungan serta merawat pohon melalui penanaman pohon dengan bibit pohon asuh,” ungkapnya di Padang Pariamanan, Sumatera Barat, Senin (25/11/2019).

Sementara Direktur Paga Nagari, Zulpriadi menjelaskan bahwa penanaman pohon yang diinisiasi oleh milenial dan kalangan muda dengan mengajak anak anak usia dini merupakan hal positif bagi generasi muda di Sumbar.

“Edukasi pentingnya penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai dapat mendorong partisipasi publik dalam mencegah deforestasi dan degradasi lahan yang saat ini massif terjadi di Sumbar, akibat berubahnya fungsi hutan dan sedimentasi oleh kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai mengakibatkan bencana seperti banjir dan longsor, seperti yang sama-sama kita dengar di pemberitaan hari ini di beberapa wilayah di Sumbar,” pungkasnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*