HIMA SULTRA Jakarta Desak POLDA SULTRA Ungkap Pelaku Pembacokan Mahasiswa UHO

Jakarta — Di awal tahun 2020 Sulawesi Tenggara kembali dilanda duka. Kamis, 02/01/2019 siang tadi terjadi pembacokkan kepada Muhammad Iksan , Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Halu Oleo (UHO). Muhammad Iksan bersama teman-temannya melakukan aksi demonstrasi di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara menyikapi kasus pertambangan di Konawe Utara (KONUT). Pelaku yang diduga preman bayaran ini melakukan pembacokan di dalam kampus lama UHO.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sulawesi Tenggara-Jakarta (HIMA SULTRA-Jakarta) La Ode Muhammad Rusdiansyah saat ditemui di Cikini-Jakarta Pusat menyampaikan, “menyayangkan hal ini terjadi, di awal tahun 2020 dikotori dengan tindakan penganiyaan serta pembacokan kepada saudara kami Mahasiswa UHO dan ini tidak dapat dibiarkan. Apa yang dilakukan saudara-saudara kami adalah hal kebebasan menyatakan pendapat di muka umum dan itu dilindungi Undang-Undang. Itu pula merupakan upaya merespon isu-isu sosial di Sulawesi Tenggara sebagai tanggung jawab atas statusnya sebagai Mahasiswa.

“Kami menentang keras segala tindakan kekerasan, penganiayaan serta segala bentuk aktivitas premanisme yang dilakukan oleh sekelompok pihak kepada Mahasiswa di SULTRA apalagi terjadi di dalam lingkungan akademis kampus. Kami mendesak kepada POLDA SULTRA secepatnya menangkap pelaku pembacokan sadis ini yang menyebabkan keresahan dan teror di masyarakat. Kami di Jakarta akan mengawal kasus ini, selalu berkoordinasi dengan senior-senior SULTRA di sini untuk membahas langkah-langkah konstruktif terkait permasalahan ini oleh sebab evaluasi dari banyaknya kasus Pelanggaran HAM di SULTRA beberapa tahun kemarin. Kami tak rela jika tahun ini dan ke depan Pelanggaran HAM makin naik di SULTRA”, katanya.

“Ini secara integral berdampak dengan turunnya nilai-nilai demokrasi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kami pun berharap Pemerintah serta DPRD segera merespon kasus ini serta menyelesaikan seluruh kasus Pelanggaran HAM di SULTRA. Harus ada langkah cepat dari seluruh pemangku kebijakan di Provinsi Sulawesi Tenggara oleh sebab hal ini bukan hal yang sepele”, tambahnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*