Indonesia Tidak Terbakar Tetapi Dibakar

Jakarta, Patriot.id — Bencana kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) makin pekat menyelimuti kawasan Riau, Jambi, Kalimantan bahkan merambah pada wilayah Malaysia. Kebakaran yang terjadi mengakibatkan lebih dari Lima Ribu Hektar lahan dan hutan terbakar. Dampaknya, perekonomian sumatera dan kalimantan lumpuh, sekolah diliburkan, Bandara tutup, dan ribuan warga terjangkit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Menurut Jaringan Indonesia Muda (JIM) berpendapat peristiwa ini bukan karena kebetulan, tapi ada rekayasa dari para perusahaan perkebunan sawit, untuk mengalih fungsikan lahan tersebut.

“Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendata ada 42 Perusahaan yang terlibat dan sudah ada 4 Perusahaan yang menjadi tersangka,” ujar Ketua Jaringan Indonesia Muda Arsyad Prayogi, Senin (16/09/2019).

Menyikapi hal tersebut, Jaringan Indonesia Muda mengatakan berbela sungkawa kepada masyarakat yang terkena dampak kabut asap. Selain itu harus ada tindakan tegas yang dilakukan agar tidak terjadinya deforestasi kembali, karena hal ini sering terjadi di beberapa tahun kebelakangan.

“Kami mendesak pemerintah (Aparatur Penegak Hukum) untuk menindak tegas perusahaan yang melakukan pembakaran hutan,” tegasnya.

Selain itu, perusahaan perkebunan kelapa sawit melakukan tindakan kebakaran hutan dan lahan sudah melanggar prinsip-prinsip yang sudah disepakati yakni Sustainable Development Goals (SDGs).

“ Semoga peristiwa kebakaran hutan dan lahan untuk dihentikan untuk menurunkan laju deforestasi, perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan,” harapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*