Jeritan Muslim di Afrika!

WAJAH SALAH SATU ANAK DI AFRIKA

Jakarta, Patriot.id- Pernah denger nama Afrika Tengah? Soalnya belakangan, banyak tersiar kabarnya di dunia maya. Dan ternyata, saat ini kondisi kaum sodara kita di sana dalam keadaan terzhalimi, disiksa dan dibantai. Asli ngeri!

Bayangin aja , Palang Merah memberikan data terkait total korban tewas sejak Desember 2013 lalu telah mencapai lebih dari 1240 orang. Sebagian besar mati tertembak, namun tidak jarang diantaranya akibat tusukan benda tajam dan mutilasi. Ia meyakini, jumlah tersebut bisa terus bertambah. Karena masih banyak mayat yang belum ditemukan hingga saat ini.

Pasukan perdamaian Perancis, hanya diam mematung saat milisi Kristen “Anti-Balaka” menghampiri dan membunuh satu persatu kaum muslimin di Afrika Tengah. Muhammad Ismail, seorang tokoh ulama muslim Afrika Tengah mengatakan bahwa setidaknya ada 350 Masjid dibakar dan dihancurkan oleh kelompok tersebut.
Pembantaian terhadap umat Islam dilakukan secara sadis yang tidak bisa dibayangkan oleh manusia normal. Secara terbuka, pendukung milisi Kristen memakan daging seorang muslim yang mereka bunuh. Wanita-wanita muslimah juga diperkosa. Rumah-rumah dan masjid dibakar dan dihancurkan. Penyiksaan terhadap muslim dilakukan di jalan-jalan secara terbuka. Mereka melakukan kebiadaban ini dengan ini dengan wajah yang gembira dan penuh kesombongan.

“Muslim! Muslim! Muslim. Saya menusuknya di kepala. Saya menuangkan bensin padanya. Saya membakarnya. Lalu saya memakan kakinya, semuanya hingga ke tulang-tulangnya dengan roti. Itu sebabnya orang-orang memanggilku dengan sebutan Mad Dog (anjing gila), “, ujar Magloire dengan sombongnya.
Aksi kekerasan di Afrika Tengah bermula saat terjadi kudeta yang dipimpin oleh Michel Djaotodia (yang kebetulan Muslim) dan koalisi Celica. Mereka sukses melakukan pemberontakan serta penggulingan Presiden Francois Bozize, pada bulan Maret 2013. Kekacauan pun terjadi, terjadi saling serang antara pendukung Michel Djaotodia dan Bozize. Setelah Djaotodia mengundurkan diri, terjadi aksi yang diklaim sebagai aksi balas dendam. Seluruh umat Islam pun dianggap bersalah dan dibantai.

Masyarakat Afrika Tengah

Kabar dari Amnesty International bahwa pada 18 Januari menyebutkan milisi anti-Balaka melancarkan serangan di utara kota Bossemptele, yang mengakibatkan lebih dari seratus orang meninggal di kalangan penduduk Muslim.
Kekerasan ini telah menyebabkan seperempat dari penduduk negara itu—yang berjumlah 4,6 juta orang— melarikan diri ke negeri-negeri tetangganya seperti, Chad dan Kamerun. Ini dilakukan untuk mencari rasa aman dan jauh dari serangan keji milisi nasrani Anti-Balaka.

Dengan semakin banyaknya jumlah kaum Muslim yang melarikan diri, Peter Bouckaert, Direktur Kondisi Darurat Human Right Watch mengumumkan bahwa dalam hitungan hari semua kaum Muslim Afrika Tengah akan melarikan diri untuk menghindari kekerasan.

Hanya Khilafah Solusinya

Pasukan perdamaian mematung. PBB terdiam. Negara tetangga yang notabene muslim juga membisu. Para penguasa muslim buta tuli. Kebangetan kalo kita juga ikut-ikutan cuek dengan kondisi sodara kita di Afrika Tengah yang sedang meregang nyawa. Tega bener kalo teriakan saudara kita di negeri-negeri tertinda kita jawab dengan tutup telinga.

Ingat driser, sesungguhnya umat Islam di seluruh dunia adalah bersaudara. Makanya, penderitaan yang dialami umat Islam di Afrika Tengah adalah juga penderitaan kita, sehingga kita harus bertindak cepat untuk menolongnya. “Perumpamaan kaum mukminin dalam hal cinta, kasih sayang dan solidaritas mereka laksana satu tubuh, jika satu organ sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan demam.” (HR Muslim)

Pembantaian terhadap muslim Afrika Tengah hanyalah puncak gunung es dari kejahatan-kejahatan yang dilakukan terhadap umat Islam. Kondisi mereka seperti kondisi umat Islam di Sebrenica pada tahun 1995, di mana lebih dari 8.000 rakyat sipil dibunuh. Juga sama persis dengan apa yang kini tengah terjadi di Suriah, Burma, Palestina, Avanti, Kashmir, Turkistan Timur dan negeri-negeri Muslim lainnya yang dilanda bencana. #Istighfar!
Yang bisa kita lakukan adalah tunjukin deh kepedulian kita dengan berdakwah. Aktif mengingatkan penguasa muslim untuk menggalang kekuatan militer demi melindungi umat Islam di Afrika Tengah. Selain selalu berdoa bada shalat untuk kebaikan semua saudara kita yang terzhalimi, ajak masyarakat untuk ambil bagian dalam perjuangan menegakkan khilafah. Karena hanya negara Islam ini yang bisa melindungi umat Islam di seluruh dunia. Khilafah akan menjadi benteng dan menjadi tempat kaum muslimin meminta pertolongan nyata. Wallahu’alam bisshowwab.

FandyBustami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*