Mahasiswa Unesa Deklarasikan: Kutuk Dan Perangi Terorisme

Surabaya, patriot.id — Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendeklarasikan Mahasiswa Mengutuk dan Memerangi Aksi Terorisme di Indonesia.

Deklarasi ini menggema dalam Diskusi Publik bertema “Bahaya Radikalisme Di Kalangan Generasi Muda” yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa.

BEM FISH Unesa Asrofin menyayangkan kejadian beberapa minggu lalu di Surabaya. Aksi teror ini sangat menakutkan bagi masyarakat.

“Sejumlah aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo sangat membuat rasa takut, tetapi kita sebagai mahasiswa patut memutus mata rantai bagi para kelompok-kelompok radikal yang mencoba melakukan teror, dengan kegiatan ini kita siap untuk tidak takut pada kelompok tersebut,” tandas Asrofin di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/05/2018).

Sementara itu, Prof Dr Sarmini M.Hum, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Unesa berpesan, Gerakan Deklarasi ini jangan hanya ucapan dan teriakan semata, akan tetapi seluruh elemen mahasiswa harus bersatu dan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila serta benar-benar dapat menjadi pelopor. Mahasiswa jangan sampai terjebak dalam gerakan radikal dan teror.

“Saya yakin mahasiswa Unesa mempunyai rasa untuk melawan rasa takut dalam aksi terorisme ini dan tentu tidak ikut dalam bagian aksi radikalisme dan terorisme,” harap Sarmini.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Teritorial Kodam V Brawijaya Letkol Didi Suryadi menyampaikan, rakyat Indonesia saat ini sedang lemah penurunan rasa nasionalisme hampir 49,9 persen. Karenanya, radikalisme mudah masuk dan muncul mempengaruhi rakyat Indonesia.

“Selain itu kita harus move on dari rasa takut teror serta menentang radikalisasi. Kita harus tingkatkan rasa nasionalisme kita untuk bangsa kita. Harapan kita adalah cita-cita dan NKRI akan tetap utuh,” tutupnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*