Mari Kita Jaga Persatuan Indonesia dengan tidak Berkata Dusta

Jakarta, Patriot.id – Majelis Dzikir dan Taqliem Nurhasanain kembali melaksanakan acara Dzikir Bersama dan Tausiyah dengan dilanjutkan Do’a untuk keselamatan bangsa, minggu (10/3/2019) malam. Acara ini merupakan bentuk penanaman spirit keislaman di tengah-tengah arus globalisasi dan acara ini juga bertujuan untuk menjaga ukhuwah islamiyah dan persaudaraan sesama umat muslim, Majelis Dzikir dan Taqliem Manaqib Nurhasanain.

Acara tersebut dilaksanakan di tempat yang sama yaitu Rumah Majelis Dzikir dan Taklim Manaqib Nurhasanain Cipayung Jakarta Timur. Tema acara yang diangkat masih tentang “Menjaga Ukhuwah Islamiyah Dengan Tidak Menyebarkan Berita-Berita Bohong”.

Tema tersebut merupakan lanjutan dari beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Acara yang dilaksanakan kali ini merupakan acara penutup dengan dihadiri peserta/jemaah majelis taklim dari berbagai kalangan.

Kita menyadari bahwa begitu Pentingnya menjaga Ukhuwah Islamiyah dalam menangkal sumber-sumber berita bohong atau fitnah yang resisten terjadinya perpecahan antar umat. Dengan kekuatan Ukhuwah Islamiyah yang kita bangun bersama maka secara perlahan pihak yang ingin memecah belah bangsa tersebut dengan sendirinya akan tersingkir. Bohong atau dusta (Kadzab) itu sangat bahaya. karena perbuatan bohong merupakan salah satu tanda-tanda Nifaq (kemunafikan) bagi siapa saja yang melakukannya dan tentu ancamannya adalah masuk neraka.

Dalam kesimpulan acara penutup ini Narasumber menjelaskan bahwa Islam memandang kebohongan adalah induk dari berbagai dosa dan kerusakan dalam masyarakat. Krisis multidimensi yang melanda negara kita bermuara dari ketidakjujuran. Untuk itu, Mari kita tegakkan kejujuran dan berhenti berbohong dan menyebarkan berita atau informasi bohong yang belum jelas kebenarannya.

Acara Tausiyah dan Dzikir bersama sebagai penutup dari rangkaian acara yang telah di selenggarakan dan juga dihadiri oleh lebih dari 200 peserta/jemaah mendapatkan apresiasi positif dari Narasumber atau penceramah yang hadir malam ini.

Acara yang di hadiri peserta/jemaah yang hadir lebih dari 200 orang tersebut di apresiasi oleh Ust Abdulrahman selaku panitia.

Dalam isi Tausiyahnya Ust Muhammad Simun selaku Pimpinan Majelis Nurul Iman, Cipayung menjelaskan bahwa “Sebagai umat muslim wajib hukumnya kita menjaga persaudaraan guna bersama-sama menciptakan suasana yang damai penuh hikmah”.

Kemudian Narasumber yang lain KH. Nasrullah Rosid selaku Pimpinan Majelis Wanakib RosidyahPoltangan Pasar Minggu Jakarta Selatan menegaskan bahwa

“Prilaku orang yang suka sebar berita bohong atau fitnah adalah bagian dari tindakan tercela”.

Kemudian turut hadir juga Ustad Muhammad Teguh pimpinan Majelis Ta’lim & Ratib As Syifa yang ikut mengisi tausiyah. Berlanjut Tausiyah diisi oleh KH Fatur, Ust Dadan habib Fiat, Ust fahrudin lubang buaya, Ust syarip cibinong serta Relawansiliwangi selaku bagian dari peserta acara.

Acara di tutup pukul 22.30 wib dengan penyampaian doa dan sholawat bersama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*