MUI Ijinkan Umat Islam Berdemonstrasi Tolak Kecurangan Pemilu

Solo, Patriot.id — Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Din Syamsuddin menghimbau kepada umat Islam untuk tidak memakai kekerasan dalam aksi damai pasca pengumuman hasil pemilu oleh KPU 22 mei.

Dia mengatakan menggelar aksi damai merupakan hak konstitusional warga. Jadi tidak ada salahnya apabila menyampaikan aspirasi di muka umum. Asal tetap dalam koridor hukum.

“Bahwa mau demontrasi mau unjuk rasa sah di republik ini, telah terjadi di 411, 212 kita damai, jangan sampai ada kekerasan, ada anarkisme dan ada kemungkinan provokasi provokasi, itu yang harus dihindari,” katanya, di Solo, Rabu (15/06/2019).

Lebih lanjut, Din tidak bisa menyalahkan apabila ada pihak yang melakukan aksi unjuk rasa menolak putusan KPU karena dianggap tidak jurdil.

“Tapi mau apa saja mau 10 juta mau 20 juta, itu dijamin oleh konstitusi itu sendiri, tapi jangan sampai ada bentrok karena itu akan berhadapan sesama umat Islam,” ungkapnya.

Ia juga meminta warga agar mengawasi jalannya proses pemilu ini. “Tapi yang paling penting pula jangan sampai kita membiarkan kecurangan kecurangan karena itu akan membuat cacat moral dan cacat konstitusional,” pungkasnya. (*)

2 Komentar

  1. Dan kompaklah dalam satu indikasi AllahuAkbar Indonesia Adil makmur. Dlm gerakan akbar biasanya sdh disiapkan penyusup dan profokator agar terjadi bentrok. Dan bentrok itu yg menjadikan aparat punya legalitas untuk melakukan dan memberitakan tindakannya.

  2. Semoga kpu berani bertindak adil & jujur agar tdk terjadi kekacauan se nkri. Sbb rakyat kecil dah sangat menderita saat rezim ini berkuasa, ini sangat berbahaya & sasaran org2 kaya atau toko2, dah lama mereka pendam, tapi blm ada alasan yg kuat. Kecurangan & ketidakadilan ini akan jadi senjata yg kuat. Yg bertanggungjawab kpu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*