Orang Miskin ‘Dilarang’ Masuk ‘Unram’

Oleh: Dhen Malaka

Patriot.id — Setiap tahun UNRAM membuka peluang bagi setiap siswa yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang perguruan tinggi melalu jalur mandiri. Maka mereka yang dinyatakan lulus melalui jalur mandiri tersebut harus membayar uang pangkal terlebih dahulu, sebagaimana mana yang telah ditetapkan oleh pihak kampus.

Penetapan uang pangkal tersebut didasarkan pada pasal 8 ayat (1) Permenristekdikti no. 39 tahun 2017 tentang BKT dan UKT pada PTN.

Menurut saya, peraturan tersebut secara tidak langsung menjadikan UNRAM sebagai alat komersialisasi, yang akan berimplikasi pada menurunnya minat siswa untuk masuk UNRAM khususnya bagi siswa yang ekonominya menengah dan menengah ke bawah.

Berdasarkan ketentuan Pasal 73 ayat (3) dan (5) UU Perguruan Tinggi, calon mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik wajib diterima oleh Perguruan Tinggi, dan penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi merupakan seleksi akademis dan dilarang dikaitkan dengan tujuan komersial.

Permenristekdikti 39/2017 yang melegitimasi uang pangkal pada jalur mandiri tidak mengatur mengenai batas maksimum dan batas minimum besaran uang pangkal yang ditetapkan perguruan tinggi. Tidak diatur pula penggunaan dan pemanfaatan dari uang tersebut.

Selain itu, tidak diatur mengenai rumusan untuk menghitung nominal uang pangkal yang ditetapkan tiap-tiap perguruan tinggi. Sehingga perguruan tinggi dapat dengan bebas menentukan besaran pungutan tanpa dasar perhitungan yang jelas. Hal inilah yang akan berpotensi menghadirkan praktik komersil terhadap jalur masuk mandiri.

Banyangkan saja, uang pangkal yang ditetapkan oleh UNRAM paling rendah 2 juta dan paling tinggi 75 juta. Menurut saya, secara tidak langsung UNRAM hanya ‘diperuntukkan’ bagi orang-orang yang bermodal saja, sedangkan yang miskin ‘dilarang’ masuk ‘Unram’.

Maka dari itu, saya meminta:

1. REKTOR UNRAM menghapus uang pangkal bagi mahasiswa baru;

2. REKTOR UNRAM memperhatikan Pasal 8 ayat 2 dan 3 Permenristekdikti No. 39 tahun 2017.

Gambar 1: keterangan terkait kenaikan UKT Unram 2019.

 

Gambar 2: keterangan mengenai kenaikan uang pangkal Unram 2019.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*