Pandemi Belum Berakhir, Ketua GTPPC-19 Keluarkan Surat Edaran

Jakarta — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) keluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Status Keadaan Bencana Non-Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen Doni Munardo, selaku Ketua GTPPC-19 dia mengingatkan bahwa Covid-19 yang ditetapkan sebagai pandemi global belum dapat diperkirakan kapan berakhirnya. Untuk itulah hari Rabu, 27 Mei 2020, SE No. 6/2020 dikeluarkan. Isinya terdiri dari empat poin:

1. Pengelolaan sumber daya bagi percepatan penanganan Covid-19 diselenggarakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana;
2. Percepatan penangan Covid-19 dalam keadaan darurat bencana non-alam dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Status Bencana Non-Alam Covid-19 sebagai Bencana Nasional;
3. Dengan ditetapkannya Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Status Bencana Non-Alam Covid-19 sebagai Bencana Nasional maka BNPB, Gubernur, Bupati, dan Walikota tidak perlu lagi menetapkan status keadaan darurat bencana Covid-19;
4. Status keadaan dadurat bencana non-alam akan berakhir pada saat ditetapkannya Keputusan Presiden tentang Penetapan Berakhirnya Status Bencana Non-Alam Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

Keempat poin SE di atas ditujukan untuk pejabat-pejabat negara seperti Menteri/Pimpinan Lembaga, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung RI, Gubernur se-Indonesia, dan Bupati/Walikota se-Indonesia. Tembusannya, langsung kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI.

“Demikian edaran ini disampaikan, untuk dapat menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Atas perhatian dan kerja samanya diucapkan terima kasih,” tutup Doni Monardo dalam surat yang ditandatanganinya di Jakarta, Rabu (27/5) itu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*