Saat Sertijab 4 Kapolda dan Kabareskrim, Kapolri Tegaskan Tidak Ada Fraksi dan Friksi Dalam Polri

Jakarta, Patriot.id — Menggantikan Irjen Idham Aziz, Irjen Gatot Eddy Pramono resmi dilantik dan menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Pada Kamis (24/1), upacara serah terima jabatan (sertijab) dilalsanakan di ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Gatot mengucapkan sumpah jabatan mengikuti sumpah yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya selaku pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia akan setia dan taat sepenuhnya pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta akan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara daripada kepentingan saya sendiri, seorang atau golongan,” kata gatot.

Setelah sumpah jabatan, Kapolri memberikan sambutan yang menekankan pergantian jabatan adalah sesuatu yang biasa dalam struktur Polri.

“Polri solid. Tolong pihak eksternal mendorong soliditas Polri, tidak ada fraksi dan friksi-friksi di dalam Polri,” ucap Tito.

Menurut Tito, hal terpenting dalam setiap jabatan Polri adalah mengemban tugas yang diberikan secara amanah dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, bangsa, dan negara.

“Di tempat baru apapun tempatnya adalah jalan Tuhan, amanah Tuhan harus diemban sebaik-baiknya,” kata Tito.

Tito mengatakan, dalam organisasi merupakan hal yang lumrah bila terjadi perbedaan. “Sangat bisa terjadi perbedaan, dalam satu keluarga pun bisa terjadi perbedaan. Tapi tidak menimbulkan dampak destruktif,” ujar Tito.

Pada kesempatan itu, Kapolri juga melantik Irjen Idham Aziz sebagai Kabareskrim menggantikan Komjen Arief Sulistyanto. Sementara Arief menduduki jabatan baru sebagai Kalemdiklat Polri.

Selanjutnya, posisi Asisten Bidang Perencanaan dan Pengadaan Polri diisi Irjen Agung Sabar Santoso.

Komjen Unggung Cahyono yang kini menjabat Kalemdiklat Polri akan menempati jabatan baru, yakni Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam).

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat menandatangani prosesi sertijab sejumlah perwira tinggi Polri, salah satunya posisi Kabareskrim Polri, di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/01/2019).

Kabaintelkam saat ini, Komjen Lutfi Lubihanto, akan memasuki masa pensiun. Dan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Umar Septono menjabat sebagai Wairwasum Polri. Kemudian, Dankor Brimob Polri Irjen Rudy Sufahriadi menjabat sebagai Asops Kapolri. Sementara posisi Komandan Brimob akan diisi Irjen Ilham Salahudin.

Lalu, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Supratman yang menggantikan Brigjen Pol Coki Manurung. Supratman sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Coki dipindahtugaskan menjadi Widyaswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.

Ada juga Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Hamidi yang sebelumnya Pati Densus 88 Antiteror akan menggantikan Irjen Umar Septono yang dimutasi menjadi Wairwasum Polri.

Kemudian, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto yang sebelumnya menduduki jabatan Karopsi SSDM Polri akan menggantikan posisi Brigjen M Naufal Yahya yang dimutasi menjadi Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri.

Komjen Pol Arief Sulistyanto telah melakukan serah terima jabatan Kepala Bareskrim kepada pejabat baru, Irjen Pol Idham Azis, Kamis (24/01/2019).

Ia resmi menduduki jabatan baru sebagai Kepala Lembaga Diklat Polri. Sertijab dilakukan di Mabes Polri, Jakarta, pada hari ini, dipimpin oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Arief pun mengaku siap menjalankan amanah barunya.

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Arief Sulistyanto saat ditemui sebelum mengikuti acara pisah sambut Kabareskrim baru di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat.

Sebagai Kalemdiklat Polri, kata Arief, ia memiliki tanggung jawab untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) Polri yang berkualitas dan profesional.

“Tugas saya akan mendidik jelas saya memberikan mareri yang menjadi bekal mereka,” kata Arief, saat ditemui sebelum mengikuti acara pisah sambut Kabareskrim di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat.

Mengenai rumor adanya friksi di internal Polri terkait mutasi ini, Arief mempertanyakannya. “Yang membuat isu (perpecahan) siapa? Yang jelas bukan dari saya. Yang buat isu, tanya yang buat isu itu,” ujar Arief.

Rotasi Kapolres di Polda Metro Jaya

Selain Kapolda Metro Jaya, rotasi jabatan juga terjadi pada perwira tinggi Polri lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Seperti Kapolres Jakarta Pusat, Kapolres Jakarta Utara, dan Kapolres Tangerang Kota adalah beberapa di antaranya yang dirotasi.

Kombes Pol Roma Hutajulu yang merupakan Kapolres Metro Jakarta Pusat dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Posisi Kapolres Jakarta Pusat akan diisi oleh Kombes Pol Harry Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tangerang Kota. Sedangkan, jabatan yang ditinggalkan Harry yakni, Kapolres Tangerang Kota, akan diganti oleh Kombes Pol Abdul Karim yang saat ini menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Banten.

Selanjutnya Kombes Pol Budhi Herdi Susianto akan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara yang baru, menggantikan Kombes Pol Reza Arief Dewanto yang dirotasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/189/IKEP/2019 tertanggal 22 Januari 2019. Surat telegram tersebut ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Eko Indra Heri. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*