Stop Pasung Demokrasi!

Oleh: Didik Sri Hartawan (Mahasiswa Fakultas Hukum Unram)

Patriot.id — Dari zaman ke zaman yang diikuti oleh rezim antar masa dan antar generasi telah banyak menghadirkan dan mewarnai sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang dimana itu semua selalu dibaluti darah, luka dan dusta.

Akhir akhir ini, dari hari kehari, dari poblem ke problem rezim makin bertindak subversif dan otoriter dalam menyikapi setiap keadaan sosial.

Seharusnya negara tidak mesti selalu menggunakan alat pemaksa (selalu militer) untuk mengatasi keadaan,apabila tidak ingin terjadinya kelumpuhan negara (Goldstone).

Perlawanan, kudeta, revolusi dan reformasi yang terjadi disetiap negara banyak berawal dari penindasan dan kemiskinan yang disebabkan oleh ketidak adilan penguasa dalam melanjalankan sistem pemerintahan.

Kamus rakyat dan kamus pejabat harus menemukan satu pemahaman yg sama dalam menafsirkan makna rakyat dalam melaksanakan pembangunan.

Lawan!

 

 

Foto: Korban kekerasan; penembakan oleh aparat, pada aksi demonstrasi di Kec. Sape, Kab. Bima, NTB, Jum’at (15/02/2019).

 

“Penulis adalah Ketua Umum Himpuanan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas (Komfak) Hukum Universitas Mataram (Unram) Periode 2018-2019.”

 

Tulisan ini dilansir dari blog DIDIKHARTAWAN.WORDPRESS.COM.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*