Tim Dosen UNJ Bekali Masyarakat Desa Wargajaya Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas Bagi Karang Taruna Pedesaan

Bogor Patriot.id — Kamis, 26 September 2019 Sebagai wujud terlaksananya Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim Dosen Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan pengabdian masyarakat terkait pelatihan pengembangan pariwisata berbasis komunitas bagi karang taruna di pedesaan khususnya Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Bogor.

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan tokoh masyarakat di Desa Wargajaya, Bogor, yang mengikuti pelatihan pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Tim Dosen Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Peserta pelatihan pengembangan pariwisata berasal dari perwakilan karang taruna, ketua Rukun Tetangga (RT), ketua Rukun Warga (RW), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta berbagai tokoh masyarakat yang peduli akan pengembangan pariwisata desa.

 

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (25/09/2019) dengan pemaparan materi pelatihan oleh salah satu Dosen Pendidikan Geografi, UNJ yakni Sony Nugratama, M. Si. Menurut beliau perlu adanya pegembangan pariwisata di Desa Wargajaya, terlebih desa tersebut belum mengembangan pariwisata berbasis komunitas masyarakat setempat.

“Pengembangan pariwisata ini dirasa penting mengingat potensi wisata desa yang terdapat di daerah pegunungan memungkinkan untuk mengembangkan pariwisata dari aspek lainnya. Dalam pengembangan pariwisata desa tentunya dipengaruhi jarak tempuh, aksesbilitas, fasilitas yang menunjang destinasi wisata desa”.

 

Sementara menurut Kepala Desa Wargajaya Bapak Edi Rahman menyatakan bahwa “masyarakat Desa Wargajaya belum dapat mengeksplorasi desa untuk menjadikan Desa Wargajaya sebagai desa wisata. Walaupun Desa Wargajaya memiliki tigas destinasi wisata, yakni Villa Khayangan, Curug Ciherang, dan Curug Cipamingkis namun ketiga wisata tersebut bukan milik Desa Wargajaya. Oleh karena itu Kepala Desa Wargajaya berharap dengan adanya pengabdian masyarakat dengan mengembangkan wisata desa setempat dapat meningkatkan taraf perekonomian desa”.

Salah satu peserta pelatihan Bapak Apen menuturkan bahwa “Desa Wargajaya mungkin tidak bisa dijadikan wisata budaya, namun dapat berupa wisata alam dan wisata buatan dengan melihat potensi wilayahnya yang berada didaerah pegunungan. Beliau juga berharap Desa Wargajaya memiliki wisata yang mampu menarik wisatawan untuk berkunjung, terlebih jarak tempuh Jakarta menuju Desa Wargajaya sekitar dua jam perjalanan”.(*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*