UNJ & JICA Selanggarakan Konferensi Nasional

Jakarta, Patriot.id — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (KAPPIJA-21) berkolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam menyelenggarakan Konferensi Nasional untuk yang kedua kalinya.

Acara itu digelar pada tanggal 11 Desember 2019 yang bertempat di Unit Training Centre UNJ, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Terlihat hadir dalam Konferensi Nasional tersebut, di antaranya: Dr. Komarudin, M.Si selaku Rektor UNJ; Mr. Shinichi Yamanaka selaku pimpinan tertinggi JICA Indonesia; Mr. Wakabayashi dan Mr. Jinno Kosuke yang merupakan perwakilan dari kedutaan besar Jepang untuk Indonesia; Mr. Ando Hisao; Ibu Sri Widyastuti; Mr. Mulyono Lodji sebagai President Of Kappija-21 Indonesia; Mr. Wilson Lalengka; dan Dr. Aris Munandar, M.Si, Koordinator Prodi Pendidikan Geografi dan sekaligus menjadi Ketua Pelaksana konferensi ini.

National Conference kali ini diawali dengan penanaman pohon Pucuk Merah (Syzygium Paniculatum)–yang saksikan ratusan peserta–sebagai simbol persahabatan di area kampus Universitas Negeri Jakarta–yang dilakukan oleh Dr. Komarudin, M.Si selaku Rektor UNJ dan Mr. Wakabayashi selaku perwakilan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia.

Konferensi kali ini juga mengusung topik: Global Education and Environment for Sustainable Development atau pendidikan global dan lingkungan untuk pembangunan keberlanjutan. Itulah mengapa Mr. Mulyono Lodji yang merupakan Presiden KAPPIJA-21 mengatakan pada sambutannya, “JICA sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh civitas akademika UNJ. Program yang didesain khusus oleh JICA ini bertujuan untuk membangun kerjasama dan berbagi pengalaman serta ilmu pengetahuan terkait dengan pendidikan dan isu-isu lingkungan saat ini. Dan membangun hubungan yang baik antara Indonesia dengan Jepang.” 

Beliau juga menyampaikan bahwa ini merupakan program unggulan JICA yang berupa pertukaran budaya Indonesia Jepang yang dimulai sejak tahun 1984 dengan anggota sekarang yang mencapai 4200 dan tersebar di seluruh Indonesia. 

Kemudian bergeser ke sambutan dari Mr. Shinichi Yamanaka selaku Chief Representative atau Pimpinan tertinggi dari Japan International Cooperation Agency ( JICA ) Indonesia Office. Ia mengatakan JICA itu bertujuan untuk bekerjasama dengan negara berkembang dalam berbagai proyek pembangunan.

“Menurut kami Indonesia adalah negara yang penting untuk diajak bekerjasama. Beliau juga berterimakasih kepada Civitas Akademika UNJ karena telah mengadakan kegiatan ini dan berharap semoga kerjasama ini bisa terus berlangsung kedepannya,” katanya.

Selanjutnya giliran Rektor Universitas Negeri Jakarta Dr. Komarudin, M.Si. Dia menyampaikan pada sambutannya, “Mudah-mudahan penanaman pohon itu menjadi simbol persahabatan dan akan dipelihara supaya bisa tumbuh besar sebagai tanda bertambah tumbuh besarnya pula hubungan antara UNJ dengan Jepang dan Indonesia dengan Jepang.”

Rektor UNJ Dr. Komarudin, M.Si memberikan sambutan sekaligus membuka acara Konferensi Nasional, yang kemudian disusul pemaparan materi dari tiga narasumber yang membahas 3 topik yang berbeda.

Narasumber pertama yaitu Dr. Samadi, M.Si yang membahas dan mendiskusikan topik mengenai isu-isu yang menginspirasi dalam pendidikan. Lalu selanjutnya ada pemaparan materi oleh perwakilan dari JICA ALUMNI yaitu Ibu Sri Widyastuti beliau membahas dan mendiskusikan topik tentang isu-isu yang menginspirasi dalam lingkungan. Dan terakhir, narasumbernya ialah perwakilan dari KAPPIJA-21 Indonesia yaitu Bapak Saifuddin Simon; ia mengambil topik mengenai isu-isu sosial dan kebudayaan untuk milenial.

Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan kegiatan Forum Grup Disscusion, peserta yang dibagi menjadi lima tema: Pendidikan (Membangun Sumber Daya Manusia Unggul); Lingkungan & Kesehatan; Teknologi & Media Sosial; Sosial: Membangun Karakter Bangsa; dan Memperkuat Hubungan Indonesia-Jepang.

Salah satu dari peserta Konferensi Nasional ini memberikan kesan dan pesannya pada acara ini. “Kegiatan ini keren sekali karena menurut saya acara ini bisa memberi relasi antara UNJ dengan Jepang, di acara ini juga saya merasa dapat memecahkan masalah dengan cara memperkuat diskusi dan banyak mendapatkan saran-saran. Selain itu saya juga menjadi termotivasi untuk mencontoh apa yang sudah dilakukan Jepang dalam melakukan pengembangan pendidikan dan lingkungan. Para narasumbernya juga memberikan banyak informasi mengenai pendidikan di Jepang terutama perbedaan pendidikan di Jepang dan Indonesia sendiri,” utarakannya.

Dia menambahkan, “Kegiatan Konferensi Nasional ini memberikan berbagi pengalaman kepada para peserta terkait ilmu pengetahuan dan pendidikan mengenai isu-isu lingkungan yang terjadi saat ini. Dengan harapan kegiatan ini dapat berlanjut pada berbagai kegiatan lainnya. Konferensi ini juga merupakan media untuk bekerjasama antara Universitas Negeri Jakarta dengan JICA dan Kappija-21,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*