Yudi Agus Soleh Bercita-Cita Jadi Ketua dan Benahi Koni Kabupaten Bogor

Bogor, Patriot.id — Jelang masa berakhirnya jabatan Ketua KONI Kabupaten Bogor, insan olahraga mulai mencari sosok yang cocok untuk menjabat Ketua KONI masa jabatan 2019-2023.

Manager Sepak Bola Wanita Kabupaten Bogor yang juga merupakan mantan atlit Persikabo Yudi Agus Soleh, diketahui merupakan calon kuat untuk menjadi kandidat Ketua KONI Kabupaten Bogor periode 2019-2023.

Yudi Agus Soleh memaparkan, bila dirinya terpilih menjadi Ketua KONI Kabupaten Bogor. Dia merasa perlu melakukan pembenahan yang signifikan di tubuh KONI–menurutnya, bahwa yang pantas menjadi ketua merupakan sosok pejuang dari seorang pelaku olahraga.

Kepada awak media, Yudi Agus Soleh menjelaskan, “Sudah saatnya organisasi olahraga di Kabupaten Bogor dinakhodai oleh orang yang berangkat dari nol, dan juga sebagai pelaku olah raga. Sehingga tahu bagaimana konsep pembinaan terhadap atlit yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Yudi disela ngopi bareng di kedai Macaca Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Senin (25/02/2019).

Dia juga menceritakan sekilas tentang masa lalu dan pengalamannya. “Saya berasal dari atlit sepak bola, dan juga mengalami sebagai pengurus,” katanya.

Dalam pandangannya tranaformasi Koni Kabupaten Bogor itu sebuah keharusan. “Jadi pada prinsipnya sama di semua cabor menginginkan perubahan yang sesuai. Keinginan pelaku olahraga yang dapat mempertahankan sebagai juara umum di Porda, apalagi dapat maju ke jenjang PON dan lainnya,” jelas Yudi.

“Bilamana saya terpilih nanti sebagai Ketua KONI Kabupaten Bogor, saya akan memberdayakan atlit 100 persen adalah warga Kabupaten Bogor seutuhnya. Dan saya merasa bahwa Kabupaten Bogor yang luas mampu untuk menyaring atlit yang berbakat, bahkan akan mengasah atlit tersebut menjadi yang terbaik,” tambahnya.

Yudi pun mengapresiasi kepengurusan Ketua KONI yang sekarang, karena sudah menorehkan tinta emas untuk Kabupaten Bogor.

“Walau membeli pemain, tapi Kabupaten Bogor dapat menjadi Juara Umum pada Porda kemarin. Tapi bilamana nanti saya harus memimpin KONI, haram hukumnya memakai pemain luar Bogor. Kalau untuk tekhnologi boleh, tapi bukan pemain. Dan kami merasa bahwa Kabupaten Bogor mampu menjadi juara umum tanpa harus membeli pemain dari luar Bogor,” tutupnya. (Ahm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*